Makna Sakinah Dalam Pernikahan yang Tertulis Dalam Al-Quran

 


Semua orang yang sudah membina rumah tangga pasti menginginkan pernikahannya menjadi Sakinah, Mawaddah, dan Warahmah. Akan tetapi apakah Anda tahu mengenai makna Sakinah dalam pernikahan? Sakinah ini tidak hanya diartikan sebagai kebahagiaan saja. Melainkan juga makna-makna lainnya yang jarang diketahui oleh semua orang.

Dalam menjalin pernikahan tentu akan ada rintangan yang mencoba menggoyahkan. Akan tetapi jika Anda dan pasangan mengerti makna Sakinah dalam pernikahan insyaallah semua masalah bisa terselesaikan dengan baik dan dewasa. Nah, untuk mengetahui makna Sakinah yang dikutip dalam Al-Quran berikut adalah penjelasan lengkapnya.

5 Makna Sakinah Dalam Pernikahan

1. Selalu Musyawarah Saat Mencari Solusi

Rumah tangga tidaklah sama dengan hubungan pacaran. Banyak hal yang perlu dimusyawarahkan bersama, terlebih jika kepentingan tersebut menyangkut keluarga. Pada hakikatnya menikah adalah berbagi kehidupan dengan pasangan, dan tentu aneh apabila solusi diambil sendiri tanpa diketahui oleh pasangan.

Untuk itu makna Sakinah dalam pernikahan dapat diartikan sebagai selalu melakukan musyawarah untuk mendapatkan solusi supaya tidak terjadi cekcok di kemudian hari. Dengan adanya hal ini Anda dan pasangan akan selalu terbuka dan saling percaya.

2. Saling Menyayangi Satu Sama Lain

Tidak mungkin Anda bisa menjalin rumah tangga jika tidak didasari dengan adanya kasih sayang dan cinta. Tidak hanya antara Anda dan pasangan melainkan juga anak. Oleh sebabnya dalam rumah tangga satu keluarga wajib saling menyayangi satu sama lain jika ingin kehidupannya bahagia.

Saling sayang ini juga tidak diperkenankan untuk terlalu over protektif. Harus ada komitmen untuk kepercayaan diantara masing-masing keluarga. Sehingga terciptalah rumah tangga yang harmonis selamanya.

3. Saling Melindungi Dan Menasehati

Makna Sakinah dalam pernikahan yang ketiga adalah saling melindungi dan mengingatkan. Apabila suami yang melakukan kesalahan, istri tidak boleh langsung menghakimi begitu saja. Melainkan memberikan nasehat untuk mengajaknya kembali ke jalan kebaikan. Demikian pula jika istri yang melakukan kesalahan.

Tanggungjawab istri dalam poin ini adalah menjaga supaya nafkah dari suami bisa bersih dan barokah. Sementara untuk suami adalah melindungi istri supaya tidak terjerumus ke dalam maksiat yang berujung keburukan untuknya.

4. Saling Menghargai

Saling menghargai merupakan 2 kata yang mudah untuk diucapkan namun sangat sulit dilakukan. Bagaimana tidak terkadang orang bisa lupa akan komitmen yang sudah dibangun. Sehingga kesibukan dan privasi masing-masing dapat menjadi sumber masalah bagi rumah tangga.

Untuk mencegah masalah itu terjadi hendaknya pasangan memahami maka Sakinah yang satu ini. Yakni saling menghargai baik itu kesibukan suami (bekerja) istri (mengurus rumah tangga dan bekerja) serta privasi masing-masing keluarga. Sekalipun ada yang tidak disukai maka keduanya harus bisa menghargai.

Selagi itu tidak memberikan dampak yang buruk bagi rumah tangga maka Anda perlu menanamkan sikap menghormati. Mungkin jika sudah tidak tahan untuk menegurnya silahkan bicarakan dengan baik.

5. Saling Memaafkan Jika Terjadi Salah Paham

Makna Sakinah dalam pernikahan yang terakhir adalah bisa saling memaafkan jika terjadi salah paham. Kesalahan tidak mungkin bisa dihindari oleh siapapun, karena sejatinya manusia bukanlah makhluk yang sempurna. Akan tetapi apabila Anda dan pasangan bisa menerapkan makna ini maka pernikahan akan harmonis.

Pertengkaran juga menjadi kebiasaan yang sulit untuk dihindari. Pasti ada cekcok diantara keduanya. Namun sejatinya jika diselesaikan secara dewasa dan bijak maka kehancuran rumah tangga tidak akan pernah terjadi.


Tags

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.