4 Pantangan Pengantin Baru Setelah Menikah, Wajib Dihindari!

 


Pantangan pengantin baru setelah menikah perlu diketahui dan dipahami oleh mereka yang baru akan melangsungkan pernikahan. Kebanyakan orang berpikiran bahwa pernikahan adalah hal yang sangat indah. Mereka berpikir bahwa setelah menikah tidak akan ada masalah-masalah besar yang menimpa. 

Memang benar, masa-masa setelah menikah terasa sangat indah apalagi untuk para pengantin baru. Seminggu pertama setelah menikah, dunia serasa milik berdua, tidak ada sedikitpun masalah yang dialami.

Namun, ternyata pikiran tentang indahnya pernikahan tidak sepenuhnya benar terjadi. Pada dasarnya, jalan kehidupan tidak selalu mulus. Pasti akan ada masalah-masalah yang datang menghampiri rumah tangga setiap orang. Mulai dari masalah yang sangat sepele hingga masalah yang sangat berat itu pasti ada dalam sebuah rumah tangga.

Tetapi adanya masalah tersebut bukanlah sesuatu yang harus ditakuti dalam membangun rumah tangga, melainkan untuk dihadapi dan diselesaikan bersama-sama.

Pantangan Pengantin Baru


Setiap rumah tangga pasti memiliki masalah masing-masing. Namun, sebetulnya ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghindari masalah tersebut. Salah satunya adalah dengan menghindari pantangan pengantin baru setelah menikah.

Masa pengantin baru adalah masa awal untuk membangun rumah tangga yang harmonis. Maka dari itu, hal-hal yang akan menimbulkan masalah untuk kedepannya lebih baik dihindari dari sekarang.

Nah, di bawah ini ada empat hal yang menjadi pantangan untuk pengantin baru, silakan dibaca ya.

1. Memendam Amarah


Hal pertama yang harus dihindari adalah memendam amarah. Contoh seorang suami melakukan kesalahan yang membuat istri marah, namun istri tidak mau mengeluarkan amarahnya. Tujuannya mungkin baik, sang istri tidak mau ada masalah antara keduanya.

Tetapi, apabila hal ini dilakukan secara berulang, istri akan merasa kesal dan bisa saja meledakkan amarahnya yang sudah lama terpendam. Sedangkan sang suami juga bingung karena tidak tahu letak kesalahannya dimana.

Maka dari itu, keterbukaan dalam suatu rumah tangga sangatlah penting. Sebaiknya, bicarakan saja bila ada hal-hal yang memang salah atau kurang tepat dilakukan oleh pasangan. Hal ini bertujuan supaya pasangan bisa memperbaiki kesalahannya juga bisa meminimalisir terjadinya pertengkaran.

2. Curhat Masalah Rumah Tangga Pada Orang Lain


Pantangan pengantin baru setelah menikah yang sangat harus dihindari adalah curhat atau menceritakan masalah rumah tangga pada orang lain. Orang lain disini juga mencakup orang tua, mertua, sepupu, dan teman dekat. 

Permasalahan rumah tangga yang diceritakan pada orang lain akan menimbulkan adanya kesalahpahaman, juga membesarkan kekuatan beradu domba.

Oleh karena itu, simpan saja rapat-rapat masalah yang ada, dan kemudian selesaikan bersama pasangan dengan cara sebaik mungkin.

3. Mengekang secara berlebihan


Perpindahan dari dunia lajang yang bebas ke dunia pernikahan membutuhkan proses dan waktu. Maka dari itu, janganlah over protective. Jika ada sesuatu yang harus dilarang, laranglah dengan cara baik-baik agar tidak terkesan mengekang.

4. Mengungkit Kesalahan Pasangan


Setiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan, begitupun pasangan kita. Tetapi, kesalahan tersebut seharusnya dimaafkan dan dibiarkan menjadi bagian dari masa lalu saja, bukan untuk diungkit.

Mengungkit kesalahan seseorang merupakan hal yang sangat tidak baik, apalagi orang tersebut adalah pasangan kita. Dengan mengingat kesalahan pasangan, kita bisa lupa akan kebaikan pasangan kita yang tentu jauh lebih banyak daripada kesalahannya.

Ketika mulai teringat akan kesalahan pasangan, segeralah menarik nafas panjang dan menghembuskannya. Setelah itu, coba ingat-ingat kembali hal baik yang pernah dilakukan atau diberikan oleh pasangan.

Pantangan pengantin baru setelah menikah ini ditujukan untuk menghindari terjadinya pertengkaran yang disebabkan oleh saling mengungkit kesalahan satu sama lain.


Tags

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.